Laman

Minggu, 13 Oktober 2013

Etika Penulisan

Etika Penulisan Artikel Dalam Blog


Dalam tugas kali ini saya akan berbagi pengetahuan kepada teman-teman tentang etika, dan etika yang akan saya bahas adalah etika dalam penulisan.
Dalam dunia nyata, terdapat aturan, norma dan etika yang mendasarai kehidupan bermasyarakat.Etika itulah yang kemudian membentuk kebudayaan dan ciri khas suatu masyarakat.
Dunia Blog, atau sering disebut blogosphere juga tidak terlepas dari etika. Dengan mengetahui dan menghormati etika yang ada, seorang blogger dapat sukses mengelola blognya. Berikut adalah beberapa etika dalam penulisan artikel di internet yang saya rangkum dari beberapa sumber :

1. Faktual
Artikel yang ditulis harus berdasarkan fakta, tidak mengada-ada (kecuali jika memang dibuat demikian karena ada beberapa blog yang mengulas mengenai hal-hal yang absurd dan berdasar pikiran seseorang). Akan lebih baik jika dicantumkan sumber atau catatan kaki untuk menguatkan keabsahan artikel yang dibuat.

2. Efektif
Membuat posting artikel yang efektif dan tidak bertele-tele.

3. Menghargai
Jika kita meng-copy paste artikel milik orang lain, hendaknya kita cantumkan link/tautan di bawah atau di dalam tulisan kita dan akan lebih baik lagi jika tulisan kita merupakan hasil review dari blog-blog yang kita kunjungi dan bukan hasil copy-paste murni. Hal ini merupakan wujud penghargaan kita terhadap penulis artikel dalam blogosphere. masih berkaitan dengan penghargaan, Janganmenghapus komentar yang telah ditulis seseorang untuk sahabat karena hal tersebut dapat membuat penulis komentar merasa tidak dihargai.

4. Berkualitas
Artikel yang akan dipublikasikan hendaknya diperiksa kembali apakah sudah sesuai dengan kaidah penulisan yang baik atau belum sehingga tercipta suatu artikel yang berkualitas. (Tidak menyudutkan satu pihak, mencemarkan nama baik, atau berkaitan dengan SARA)

5. Terbuka
keterbukaan dan kejujuran dalam penulisan artikel membuat pembaca percaya dengan kemampuan yang dimiliki penulis artikel. Penuisan identitas merupakan salah satu bentuk keterbukaan. Menampilkan identitas sangatlah penting untuk mempermudah hubungan sahabat dengan blogger yang lain

6.              Tidak berbau pornografi
Suatu hal yang perlu diingat sebagai penulis blog disini bahwa blog dapat diakses oleh siapapun tidak terkecuali oleh anak dibawah umur. Memang penyedia layanan hosting blog seperti wordpress pun telah merilis aturan di term servicenya telah melarang adanya unsur pornografi dan akan memberi sanksi pada penulis ayng melanggar. Akan tetapi unsur pornografi yang diselipkan dalam kata-kata berbahasa indonesia akan sulit untuk terlacat.

7.            Tidak melanggar hak cipta
Hal ini perlu digaris-bawahi karena banyak blog yang menyertakan link ke suatu file berupa lagu, buku elektronik, software, film atau karya lain yang sebenarnya terlindungi oleh hak cipta. Memang ada banyak perdebatan tentang hak cipta. Akan tetapi sebagai penulis yang baik kita berusaha untuk tidak melanggar hak cipta.

8.            Pencantuman sumber tulisan
Dalam menulis, kita seharusnya menghargai penulis lainya apabila kita menulis berdasarkan referensi yang ada pada artikel penulis lain. Mencopy-paste adalah suatu hal yang sangat dilarang pada tulisan ilmiah, tetapi di blog menurut pendapat saya masih bisa ditoleransi asal mencantumkan sumbernya dan membuat link ke sumber tersebut. Jika kita ingin belajar menulis maka hindarilah copy paste. Dengan membaca dari berbagai sumber dan ditambah dengan pengetahuan yang kita miliki, kita dapat menulis tanpa harus mencopy paste artikel dari orang lain. Sekali lagi kita bisa meneruskan tulisan orang lain yang kita anggap bermanfaat dan menyebutkan bahwa tulisan tersebut berasal dari sang penulis aslinya.

9.            Penggunaan Inisial
Pada saat membahas suatu kasus yang belum jelas, sebaiknya menggunakan inisial. Asas praduga tidak bersalah sebaiknya kita terapkan. Intinya dalam menulis adalah tujuan yang akan kita capai. Kiat bisa menyamarkan suatu kasus dalam bentuk cerita fiksi dengan penokohan yang berbeda untuk menyampaikan pesan dan hikmah yang dapat diambil dari suatu kasus.

10.          Kata kunci yang tepat
Terkadang untuk kepentingan meningkatkan traffik blog, orang membuat kata kunci yang tidak sesuai dengan isi artikelnya. Hal ini akan menyesatkan pencari artikel. Mungkin masih bisa ditoleransi kalo isinya berguna bagi pencari artikel yang tersasar atau pencari produk yang tersasar tersebut. Sekali lagi ini hanya etika saja jika kita tidak ingin mempersulit orang lain. Memang sangat banyak informasi yang tidak relevan dengan yang kita cari di internet tapi setidaknya dengan menggunakan kata kunci yang tepat kita sedikit mengurangi masalah tersebut. Kontribusinya memang tidak significant tapi kalo semua penulis menggunakan keyword yang tepat akan memudahkan pembaca.

sumber :
a) 
http://dangstars.blogspot.com/2013/03/etika-penulisan-artikel-dalam-blog.html

b) http://dadi1234.blogspot.com/2012/10/dhidik-prastiyanto.html


Minggu, 21 Juli 2013

Hukum Archimedes

Archimedes adalah seorang matematikawan, astronom, filsuf, fisikawan, dan insinyur berbangsa Yunani. Ia dilahirkan di Syracusa sekitar 287 SM - 212 SM. Archimedes merupakan salah satu matematikawan terbesar sejarah.
  • Awal mula HK. Archimedes 

Archimedes menemukan sebuah teori saat ia dimintai Raja Hieron II untuk menyelidiki apakah mahkota emasnya dicampuri perak atau tidak. Lalu ia pun memikirkan masalah ini dengan sungguh-sungguh. Saat ia kelelahan memikirkan bagaimana cara membuktikannya lalu ia pun menceburkan dirinya kedalam bak mandi yang berisi air penuh. Lalu disaat itu pula ia memperhatikan ada sebagian air yang tumpah ke lantai dan seketika itu ia menemukan jawabannya. Hingga akhirnya ia membuktikan kepada Raja dan sang pembuat mahkota dihukum mati

  • Hukum Archimedes 
Hukum Archimedes berhubungan dengan gaya berat dan gaya ke atas suatu benda jika dimasukan kedalam air. Berikut ini adalah bunyi hukum Archimedes yang sangat terkenal itu.
“Suatu benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhya kedalam zat cair akan mengalami gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut” 

Gaya apung adalah selisih antara berat benda di udara dengan berat benda dalam zat cair.





Keterangan:
FA = Gaya keatas yang dialami benda (N)
ρa= Massa Jenis zat cair (kg/m3)
Va= Volume air yang terdesak (m3)
g = Percepatan Gravitasi (m/det2)


Maka berdasarkan hukum Archimedes tersebut didapatkan 3 buah hukum turunan yaitu :
1. Benda Terapung adalah jika massa jenis benda yang dimasukan kedalam air lebih kecil dari massa jenis zat cairnya ()

2. Benda Melayang adalah jika massa jenis benda yang dimasukan kedalam air sama dengan massa jenis zat cairnya ()

3. Benda Genggelam adalah jika massa jenis benda yang dimasukan kedalam air lebih besar dari pada massa jenis zat cairnya. ()

  • Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari 
a. Hidrometer
Hidrometer adalah alat untuk mengukur massa jenis zat cair. Cara penggunaannya yaitu dengan mencelupkan nya pada zat cair yang yang akan diukur massa jenisnya.

b. Kapal Selam
Kapal selam dapat diposisikan mengapung,melayang,dan tenggelam di dalam air laut. Bentuk badan kapal selam dirancang agar dapat melayang,mengapung,dan telenggelam dalam air. Selain itu, dirancang untuk menahan tekanan air dikedalaman laut. Badan kapal selam diberi rongga udara yang berfungsi sebagai tempat masuk dan keluarnya air atau udara.
Sehingga berdasarkan persamaan besar antara gaya apung akan sebanding dengan volume zat cair yang dipindahkan, maka gaya apung akan menjadi lebih besar. Itu lah alasan kapal selam tidak tenggelam.

c. Balon Udara
Balon udara adalah penerapan prinsip Archimedes di udara. Balon udara harus diisi dengan gas yang bermassa jenis lebih kecil dari massa jenis udara atmosfer, sehingga, balon udara dapat terbang karena mendapat gaya keatas, misalnya diisi udara yang dipanaskan